Dua Korban Tenggelam di Danau Lut Tawar Belum Ditemukan, Tim Penyelam Hadapi Arus Kuat dan Air Keruh

Tim gabungan penyelam dari GDC, Basarnas, dan BPBD bersiap melakukan pencarian dua korban tenggelam di kawasan Mepar, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, Jumat (16/5/2026). Proses pencarian terkendala air danau yang keruh, arus kuat, serta gelombang di dalam air.

Sorotmata – Aceh Tengah, Tim gabungan masih terus mencari dua korban tenggelam di kawasan Danau Lut Tawar, tepatnya di wilayah Mepar, Kecamatan Kebayakan, Kabupaten Aceh Tengah, hingga Jumat (16/5/2026).

Tim yang terdiri dari Gayo Diving Club (GDC), Basarnas, BPBD, dan sejumlah organisasi penyelam lainnya sejak pagi menyisir titik lokasi korban yang diduga tenggelam pada Kamis sore sekitar pukul 16.15 WIB.

Tim Penyelam Hadapi Kondisi Air Keruh

Pencarian berlangsung cukup berat. Para penyelam menghadapi air danau yang keruh, arus bawah air yang kuat, hingga gelombang di dalam air yang membatasi jarak pandang saat penyelaman.

Salah seorang penyelam GDC, Fendi, mengatakan tantangan terbesar berada pada kondisi bawah air dengan visibilitas sangat rendah. Penggunaan senter saat menyelam juga tidak banyak membantu karena tingkat kekeruhan danau cukup tinggi.

“Kesulitan utama kami air danau keruh, bergelombang, dan arus di bawah air juga cukup kuat. Saat menyelam menggunakan senter pun pandangan tetap terbatas,” ujar Fendi di lokasi pencarian.

Tim Sudah Tujuh Kali Turun ke Dasar Danau

Meski menghadapi berbagai kendala, tim gabungan tetap berupaya maksimal untuk menemukan kedua korban. Fendi menyebutkan para penyelam sejak pagi sudah tujuh kali turun ke dasar danau secara bergantian dalam tiga gelombang pencarian.

Menurutnya, proses penyelaman membutuhkan persiapan matang serta kondisi fisik prima. Selain arus dan gelombang, suhu air danau yang dingin pada pagi hari juga menjadi tantangan bagi para penyelam.

“Dari pagi tadi kami sudah tujuh kali turun bersama tim lain. Ini membutuhkan tenaga dan konsentrasi tinggi karena kondisi di bawah air cukup berat,” katanya.

Tim Fokus Cari Korban di Titik Awal Tenggelam

Dalam operasi tersebut, tim penyelam menyisir area pencarian seluas sekitar 70 hingga 100 meter persegi. Lokasi pencarian memiliki kedalaman sekitar 16 hingga 20 meter.

Fendi mengatakan, berdasarkan pengalaman dari sejumlah insiden serupa sebelumnya, korban kemungkinan masih berada tidak jauh dari titik awal tenggelam. Karena itu, tim memusatkan pencarian di sekitar lokasi kejadian.

“Kedalaman sekitar 16 sampai 20 meter. Biasanya korban masih berada di sekitar lokasi awal kejadian, jadi pencarian difokuskan di area itu,” ungkapnya.

Hingga berita ini diturunkan, tim gabungan masih melanjutkan proses pencarian. Keluarga korban dan warga juga terus memantau jalannya evakuasi dari tepian Danau Lut Tawar dengan penuh rasa cemas.

Komentar (0)
Belum ada komentar.