Empat Jemaah Haji Asal Pasuruan Meninggal Dunia di Tanah Suci dan Indonesia

Hingga pertengahan Mei 2026, empat Jemaah Haji asal Kabupaten Pasuruan meninggal dunia di tanah suci, baik saat berada di Madinah, Mekkah, maupun setelah sempat menjalani perawatan di Indonesia

SorotmataSurabaya, Empat jemaah haji asal Kabupaten Pasuruan meninggal dunia selama pelaksanaan ibadah haji 2026. Tiga jemaah wafat di Tanah Suci, sedangkan satu lainnya meninggal di Indonesia setelah mengalami gangguan kesehatan sebelum keberangkatan.

Plt Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Pasuruan, Ahmad Marzuki, menyebut Komariah menjadi jemaah pertama yang wafat saat berada di Madinah pada 26 April 2026.

Beberapa hari kemudian, Abdul Wahid dari Kloter 7 SUB meninggal di Mekkah pada 7 Mei 2026. Pada 13 Mei lalu, Jumaiyah binti Abdul Ghofur juga mengembuskan napas terakhir di kota yang sama.

Sementara itu, Abdul Kohar dari Kloter 6 SUB meninggal di Pasuruan setelah sempat mengalami gangguan kesehatan menjelang keberangkatan haji.

Ahmad Marzuki mengatakan petugas kloter bersama tim pendamping di Arab Saudi terus memantau kondisi kesehatan para jemaah asal Pasuruan.

Cuaca panas di Mekkah yang mencapai 44 derajat Celsius pada siang hari membuat petugas kembali mengingatkan jemaah agar lebih menjaga kondisi tubuh selama menjalankan ibadah.

“Kami mengimbau seluruh jemaah untuk menjaga kesehatan, memakai alat pelindung diri, dan selalu membawa kartu nusuk,” kata Ahmad Marzuki.

Di sisi lain, sebanyak 379 jemaah asal Kota Pasuruan yang bergabung dalam kloter Kabupaten dan Kota Malang saat ini berada dalam kondisi sehat dan mulai menjalani rangkaian ibadah haji di Tanah Suci.

Komentar (0)
Belum ada komentar.