Aceh Gandeng ASDP Operasikan Lintasan Penyeberangan Jakarta Malahayati
Sorotmata – Banda Aceh, Pemerintah Aceh bersama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) resmi membuka kerja sama pengoperasian lintasan kapal penyeberangan Jakarta–Pelabuhan Malahayati, Aceh. Penandatanganan kesepakatan berlangsung di Kantor ASDP Jakarta dan membuka jalur distribusi laut baru dari Pulau Jawa menuju Aceh.
Jalur tersebut akan mengurangi ketergantungan pengiriman barang melalui lintas darat Sumatra yang selama ini membutuhkan waktu perjalanan panjang dan biaya operasional lebih besar.
Distribusi Barang Tak Lagi Bergantung Jalur Darat
Sekretaris Daerah Aceh, M. Nasir Syamaun, mengatakan Aceh memiliki posisi penting di jalur pelayaran internasional Selat Malaka. Karena itu, penguatan konektivitas laut dinilai penting untuk memperlancar arus barang dan aktivitas ekonomi.
“Kerja sama ini memperkuat konektivitas transportasi laut. Aceh memiliki posisi geografis yang strategis karena berada di jalur pelayaran internasional Selat Malaka,” kata Nasir dalam keterangannya, Senin (25/5/2026).
Saat ini, pelaku usaha masih mengandalkan jalur darat untuk mengirim barang dari Jawa menuju Aceh. Truk-truk logistik harus melintasi sejumlah provinsi di Pulau Sumatra sebelum mencapai wilayah paling barat Indonesia tersebut. Kondisi itu membuat waktu pengiriman lebih panjang, terutama untuk distribusi barang dalam jumlah besar.
Kapal RoRo Jakarta–Malahayati nantinya akan memangkas waktu perjalanan sekaligus mempersingkat rantai distribusi. Jalur tersebut juga membuka peluang lebih luas bagi komoditas unggulan Aceh untuk masuk ke pasar di luar daerah.
“Dapat memperlancar distribusi logistik, mempersingkat waktu tempuh, memperpendek rantai pasok, membuka akses yang lebih luas bagi produk unggulan Aceh, serta mendorong pertumbuhan ekonomi Aceh,” ujar Nasir.
ASDP Kembangkan Layanan Long Distance Ferry
Di sisi lain, Wakil Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Yossianis Marciano, memastikan ASDP akan terus memperkuat kerja sama dengan Pemerintah Aceh dalam pengembangan layanan transportasi laut.
Menurutnya, lintasan Jakarta–Pelabuhan Malahayati menjadi bagian dari pengembangan layanan Long Distance Ferry (LDF) yang saat ini terus diperluas ASDP.
“ASDP siap bersinergi secara berkelanjutan dengan Pemerintah Aceh,” katanya.
Pelabuhan Malahayati Jadi Pintu Masuk Penting
Pelabuhan Malahayati selama ini memegang peran penting sebagai pintu masuk logistik di Aceh, khususnya untuk distribusi barang skala besar. Kehadiran jalur langsung dari Jakarta berpotensi mempercepat arus barang dan memperkuat konektivitas antarpulau menuju Aceh serta wilayah barat Indonesia.



