Pemkab Aceh Jaya Apresiasi Abdul Hadi, Peraih Kalpataru 2026 yang Harumkan Nama Daerah
Sorotmata – Calang, Pemerintah Kabupaten Aceh Jaya memberikan apresiasi kepada Abdul Hadi, S.Pd., peraih Penghargaan Kalpataru 2026 Kategori Pengabdi Lingkungan. Bupati Aceh Jaya Safwandi menyerahkan penghargaan tersebut di Pendopo Bupati Aceh Jaya, Kamis (18/6/2026).
Pemkab Aceh Jaya memberikan penghargaan itu untuk menghormati kiprah Abdul Hadi yang selama lebih dari satu dekade menjaga dan mengembangkan kawasan mangrove di Aceh Jaya. Dengan demikian, upaya yang ia lakukan tidak hanya menjaga kelestarian lingkungan, tetapi juga mengangkat nama daerah di tingkat nasional.
Safwandi menyampaikan rasa bangganya atas pencapaian Abdul Hadi. Menurutnya, Kalpataru merupakan salah satu penghargaan tertinggi di bidang lingkungan hidup dan menjadi kebanggaan bagi masyarakat Aceh Jaya.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa masyarakat Aceh Jaya memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungan. Pemerintah daerah mengucapkan selamat dan terima kasih kepada Bapak Abdul Hadi atas dedikasi serta kerja nyata dalam menjaga dan melestarikan lingkungan hidup,” ujar Safwandi.
Selain itu, ia berharap prestasi tersebut dapat memicu semangat masyarakat untuk ikut menjaga alam dan lingkungan di wilayah masing-masing.
Abdul Hadi dikenal aktif dalam kegiatan konservasi mangrove di Aceh Jaya. Tidak hanya itu, selain memimpin Karang Taruna Aceh Jaya, ia juga menjabat Ketua Yayasan Aceh Jaya Mangrove Institute (AMI). Sejak 2012, ia menggerakkan berbagai program pelestarian dan pengelolaan mangrove bersama masyarakat.
Melalui upaya tersebut, Abdul Hadi dan masyarakat pesisir mengubah kawasan mangrove yang kurang terkelola menjadi destinasi ekowisata sekaligus pusat edukasi lingkungan. Hasilnya, kawasan itu mampu menjaga ekosistem pesisir dan membuka peluang ekonomi bagi warga sekitar.
Berkat konsistensinya dalam mengembangkan konservasi mangrove, Abdul Hadi berhasil meraih Penghargaan Kalpataru 2026. Selanjutnya, Menteri Lingkungan Hidup Republik Indonesia menyerahkan penghargaan itu di Jakarta pada 11 Juni 2026.
Abdul Hadi mengaku bersyukur atas penghargaan tersebut. Menurutnya, keberhasilan itu lahir dari kerja bersama dan dukungan banyak pihak yang selama ini menjaga lingkungan hidup di Aceh Jaya.
“Penghargaan ini saya persembahkan untuk masyarakat Aceh, khususnya Aceh Jaya. Semoga ini menjadi penyemangat bagi kita semua untuk terus menjaga alam sebagai warisan bagi generasi mendatang,” kata Abdul Hadi.



