Iran Klaim Serang Markas Armada Kelima AS di Bahrain, Ketegangan Timur Tengah Kian Memanas

Kepulan asap hitam membumbung tinggi usai insiden yang dilaporkan terjadi di Bahrain.

Sorotmata – Bahrin, Iran mengklaim telah meluncurkan serangan rudal yang menargetkan markas Armada Kelima Angkatan Laut Amerika Serikat (US Fifth Fleet) di Bahrain. Serangan ini disebut sebagai balasan atas aksi militer Washington terhadap sejumlah fasilitas di wilayah Iran.

Pernyataan tersebut disampaikan Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) melalui media pemerintah Iran. Menurut IRGC, sasaran operasi adalah pangkalan militer Amerika Serikat yang menjadi pusat komando Armada Kelima di Bahrain.

Sejumlah media internasional melaporkan sirene peringatan serangan udara sempat berbunyi di Bahrain. Warga juga dilaporkan mendengar beberapa ledakan di sekitar ibu kota, Manama. Namun hingga kini belum ada kepastian mengenai dampak serangan, termasuk kemungkinan kerusakan maupun korban.

Pemerintah Amerika Serikat belum mengonfirmasi klaim Iran tersebut. Washington juga belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait kondisi pangkalan Armada Kelima setelah serangan yang diklaim Teheran.

Armada Kelima AS yang bermarkas di Bahrain merupakan salah satu instalasi militer terpenting Amerika di kawasan Timur Tengah. Pangkalan ini mengawasi operasi keamanan di Teluk Persia, Laut Arab, Laut Merah, hingga Selat Hormuz, jalur pelayaran yang menjadi urat nadi distribusi minyak dunia.

Meningkatnya ketegangan antara Iran dan Amerika Serikat memicu kekhawatiran baru terhadap stabilitas kawasan. Setiap eskalasi yang terjadi di sekitar Teluk Persia berpotensi memengaruhi keamanan jalur perdagangan internasional, termasuk distribusi energi global.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada pihak independen yang dapat memverifikasi klaim Iran mengenai keberhasilan serangan tersebut. Sorotmata akan terus memantau perkembangan dan memperbarui informasi setelah ada keterangan resmi dari pihak terkait.

Komentar (0)
Belum ada komentar.