Yaman Klaim Serang Dua Kapal Tanker Minyak Saudi di Laut Merah, Layla dan Encelia Terbakar
Sorotmata – Sana’a, Juru bicara Pasukan Bersenjata Yaman, Yahya Saree, mengklaim pasukannya menyerang dua kapal tanker minyak Saudi di Laut Merah pada Rabu (22/7/2026).
Dalam pernyataan resminya, Saree menyebut kapal Layla dan Encelia sebagai target operasi. Ia mengatakan pasukannya meluncurkan rudal balistik, rudal jelajah, dan pesawat nirawak (drone) ke arah kedua kapal tersebut.
Menurut Saree, serangan itu menghantam kedua kapal hingga memicu kebakaran besar. Sampai saat ini, otoritas Arab Saudi maupun pengelola kapal belum mengonfirmasi klaim tersebut. Kedua pihak juga belum mengungkap tingkat kerusakan maupun kemungkinan adanya korban.
Saree menegaskan operasi itu merupakan respons atas blokade yang, menurutnya, telah membatasi Yaman selama lebih dari satu dekade. Ia menyatakan pasukannya akan terus menjalankan kebijakan yang mereka sebut sebagai “pengepungan sebagai balasannya” terhadap kapal-kapal yang melanggar larangan pelayaran.
Selain itu, Saree mengklaim sekitar sepuluh kapal lain memilih berbalik arah dan membatalkan pelayaran setelah operasi berlangsung. Hingga kini, belum ada lembaga independen yang membenarkan klaim tersebut.
Saree juga memperingatkan Arab Saudi agar tidak menyerang wilayah Yaman. Ia menegaskan pasukannya akan membalas setiap serangan dengan operasi yang lebih besar di wilayah Saudi.
Saree menyampaikan pernyataan itu dari Sana’a pada 22 Juli 2026 atau bertepatan dengan 8 Safar 1448 Hijriah. Dalam beberapa bulan terakhir, ketegangan di Laut Merah terus meningkat. Sejumlah kelompok bersenjata berulang kali menyerang kapal yang melintasi jalur pelayaran internasional, sehingga memicu gangguan terhadap arus perdagangan global.



