Dua Santri Dayah Al-Anshar Aceh Jaya Wakili Aceh di PPSN VI 2026
Sorotmata – Calang, Dayah Al-Anshar, Kecamatan Setia Bakti, Kabupaten Aceh Jaya, mengirim dua santri untuk bergabung dalam kontingen Aceh pada Perkemahan Pramuka Santri Nusantara (PPSN) VI Tahun 2026.
Dua santri tersebut adalah Muhammad Fajar dan Ana Saharani. Mereka akan mengikuti kegiatan tingkat nasional di Pondok Pesantren Annur II Al Murtadlo, Bululawang, Kabupaten Malang, Jawa Timur.
Panitia akan menggelar PPSN VI 2026 pada 30 September hingga 6 Oktober 2026.
Kegiatan tersebut mempertemukan santri pramuka dari berbagai daerah di Indonesia. Para peserta akan mengikuti sejumlah agenda kepramukaan dan pembinaan karakter.
Panitia juga menyiapkan materi kepemimpinan, kedisiplinan, dan wawasan kebangsaan.
Pimpinan Dayah Al-Anshar, Ustad Herman, mengaku bersyukur karena Muhammad Fajar dan Ana Saharani masuk dalam kontingen Aceh.
Menurutnya, kesempatan itu akan memberi pengalaman baru bagi kedua santri. Mereka dapat bertemu dan berinteraksi dengan santri dari berbagai daerah.
“Kami sangat bersyukur karena Muhammad Fajar dan Ana Saharani mendapat kesempatan untuk mewakili Aceh,” kata Herman, Kamis (24/9/2026).
“Bagi kami, keberangkatan mereka bukan hanya membawa nama dayah, tetapi juga membawa nama Aceh Jaya,” lanjutnya.
Herman berharap keduanya memanfaatkan kegiatan di Malang untuk menambah pengalaman dan pengetahuan.
“Kami berharap mereka dapat mengikuti kegiatan ini dengan sungguh-sungguh dan mengambil pengalaman sebanyak mungkin,” ujarnya.
Ia juga berharap Muhammad Fajar dan Ana Saharani membagikan pengalaman tersebut kepada santri lain setelah kembali ke Aceh Jaya.
Menurut Herman, kegiatan pramuka ikut membentuk karakter santri. Pramuka melatih disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan kepedulian.
Selain mempelajari ilmu agama, Dayah Al-Anshar juga mendorong para santri aktif dalam berbagai kegiatan pengembangan diri.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Aceh Jaya, H Amirullah Djakfar SHI MH, turut mengapresiasi keikutsertaan dua santri tersebut.
Amirullah menilai kegiatan tingkat nasional memberi ruang bagi santri untuk mengembangkan kemampuan di luar kegiatan belajar sehari-hari.
“Kami memberikan apresiasi kepada Dayah Al-Anshar dan para santri yang telah masuk dalam kontingen Aceh,” kata Amirullah.
Ia berharap kegiatan tersebut dapat menambah wawasan dan kepercayaan diri para santri.
“Semoga kesempatan ini menjadi pengalaman yang berharga bagi mereka dan memperkuat karakter sebagai generasi muda,” ujarnya.
Keluarga besar Dayah Al-Anshar menyambut pencapaian Muhammad Fajar dan Ana Saharani dengan bangga.
Kini, keduanya bersiap mengikuti PPSN VI 2026 bersama kontingen Aceh. Mereka akan bertemu santri pramuka dari berbagai daerah di Indonesia.



