Veda Ega Pratama Start Posisi 7 di Moto3 Mandalika 2026
Sorotmata – Mandalika, Pebalap muda Indonesia Veda Ega Pratama akan memulai balapan Moto3 Mandalika 2026 dari posisi ketujuh. Veda mengamankan posisi tersebut setelah menyelesaikan sesi Kualifikasi 2 (Q2) di Sirkuit Internasional Mandalika, Sabtu (10/10/2026).
Sesi kualifikasi berlangsung dalam kondisi trek yang sangat panas. Suhu lintasan dilaporkan mencapai 65 derajat Celsius, sehingga para pebalap harus bekerja keras untuk mencatatkan waktu terbaik.
Sebanyak 18 pebalap mengikuti Q2, termasuk Veda yang membela Honda Team Asia. Pada putaran awal, Brian Uriarte mencatatkan waktu 1 menit 37,197 detik sebagai patokan awal. Sementara itu, Veda membukukan waktu 1 menit 38,162 detik pada percobaan pertamanya.
Persaingan semakin ketat ketika sesi memasuki lima menit terakhir. Uriarte terus memperbaiki catatan waktunya hingga mencetak 1 menit 36,861 detik. Catatan tersebut mengantarkannya ke posisi terdepan dalam perebutan pole position.
Sebelumnya, rekor waktu tercepat di Mandalika pada akhir pekan balapan ini tercatat atas nama Maximo Quiles dengan 1 menit 36,690 detik. Namun, Uriarte tampil impresif dalam sesi kualifikasi dan akhirnya memastikan posisi start terdepan.
David Almansa mengamankan posisi kedua, sedangkan Carpe menempati posisi ketiga. Di sisi lain, Quiles sempat mengalami kecelakaan dan harus puas menempati posisi keenam untuk start balapan.
Bagi Veda, posisi ketujuh menjadi modal penting untuk menghadapi balapan di hadapan pendukung tuan rumah. Pebalap asal Indonesia itu akan memulai lomba dari baris ketiga dan berpeluang memperbaiki posisinya sejak awal balapan.
Sementara itu, Mandalika juga menjadi salah satu kesempatan bagi Quiles untuk mengunci gelar juara dunia Moto3 lebih awal, bergantung pada hasil balapan dan perhitungan poin para pesaingnya.
Perhatian publik Indonesia kini tertuju pada penampilan Veda dalam balapan utama. Start dari posisi ketujuh membuka peluang baginya untuk bersaing di barisan depan, meski persaingan ketat dan kondisi lintasan yang panas menjadi tantangan tersendiri.



