Veda Ega Pratama Dapat Sponsor Antangin, Siap Menggila di Moto3 Prancis 2026
Sorotmata – Jakarta, Pembalap muda Indonesia Veda Ega Pratama makin menyala jelang Moto3 Prancis 2026 setelah mendapatkan sponsor baru. Brand kesehatan lokal Antangin hadir sebagai sponsor pribadi dan memberi suntikan motivasi tambahan bagi rider berjuluk “Boeing 954” itu.
Julukan tersebut menggambarkan kecepatan tinggi dan akselerasi Veda di lintasan, layaknya pesawat Boeing yang siap lepas landas. Selain itu, pembalap asal Gunungkidul, Yogyakarta tersebut juga menyandang julukan Rocket Boy berkat performanya yang kerap memimpin top speed di beberapa sesi Moto3 musim ini.
Sponsor Baru Tambah Semangat Veda
Masuknya Antangin sebagai sponsor pribadi memberi energi baru bagi Veda untuk menghadapi persaingan ketat Moto3 2026.
Lewat akun Instagram pribadinya, Veda mengungkapkan rasa bahagia atas kerja sama tersebut.
“Sangat senang menyambut @antangin_id sebagai sponsor pribadi baru saya. Senang memulai perjalanan baru ini bersama dan bersyukur atas kepercayaan dan dukungannya. Saya akan memberikan yang terbaik untuk tahun 2026 yang hebat,” tulis Veda, Jumat (8/5/2026).
Sebelumnya, Antangin lebih dulu menjadi sponsor resmi tim Gresini Racing MotoGP. Kerja sama itu dimulai sejak 2018 dari kelas Moto2 dan terus berlanjut hingga kelas utama MotoGP.
Le Mans Jadi Pekan Sibuk Pembalap Indonesia
Akhir pekan ini menjadi salah satu periode tersibuk dalam kalender balap dunia. Selain Moto3, ajang Red Bull MotoGP Rookies Cup juga hadir di sirkuit yang sama, yakni Le Mans, Prancis.
Menariknya, dua pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama dan Kiandra Ramadipa, sama-sama turun di lintasan tersebut dengan performa positif.
Veda bangkit setelah mengalami crash di Amerika. Sementara itu, Kiandra datang dengan kepercayaan diri tinggi usai meraih kemenangan pada balapan sebelumnya di Jerez.
Peluang Veda di Moto3 Prancis
Peluang Veda Ega Pratama sangat bergantung pada hasil sesi Free Practice 1 (FP1) Moto3.
Jika mampu menembus 10 besar pada FP1, Veda berpeluang besar lolos langsung ke Q2. Kondisi itu juga membuka kesempatan tampil kompetitif saat balapan utama.
Berdasarkan data musim sebelumnya di Le Mans, catatan lap record berada di angka 1:39.885. Sementara best Q2 time tercatat 1:39.947 dan race lap terbaik mencapai 1:40.838.
Artinya, Veda harus menembus kisaran 1 menit 39 detik jika ingin bersaing di barisan depan.
Sirkuit Le Mans dikenal sebagai lintasan teknis dengan kombinasi tikungan cepat dan zona pengereman keras. Rekor top speed Moto3 di trek ini mencapai 231,3 km/jam, menandakan persaingan bakal berlangsung sengit.
Kiandra Ramadipa Siap Buktikan Diri
Selain Veda, perhatian publik juga tertuju kepada Kiandra Ramadipa.
Musim lalu, Kiandra finis di posisi ke-12 pada race pertama. Namun, ia mengalami crash ketika bersaing di posisi keenam pada race kedua.
Meski begitu, kemenangan sebelumnya di Jerez memberi dorongan moral besar bagi pembalap binaan Astra tersebut untuk tampil lebih kuat di Prancis.




