Mojtaba Khamenei Tegaskan Iran Gagalkan Semua Rencana Musuh, Tak Akan Mundur Hadapi Israel

Pemimpin Tertinggi Iran Mojtaba Khamenei menegaskan rakyat Iran tetap mendukung Front Perlawanan, menolak tekanan musuh, dan tidak akan mengubah sikap terhadap Israel.

SorotmataTeheran, Pemimpin Tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei, menegaskan rakyat Iran tetap memegang teguh komitmen terhadap Front Perlawanan di tengah meningkatnya tekanan dan ancaman dari luar negeri.

Dalam pidatonya, Khamenei mengatakan kebanggaan rakyat Iran saat ini lahir dari perjuangan panjang yang dirintis pendiri Republik Islam Iran, Ayatollah Ruhollah Khomeini, dan diteruskan oleh generasi penerusnya.

“Rakyat Iran bangga hari ini atas komitmen teguh mereka terhadap Front Perlawanan, berkat prestasi Imam Khomeini dan Khamenei,” ujarnya.

Khamenei juga melontarkan kritik keras terhadap Israel. Ia menilai kekuatan-kekuatan hegemonik dunia menciptakan dan mempertahankan Israel sebagai basis kepentingan mereka di kawasan Timur Tengah. Karena itu, Iran akan tetap mempertahankan sikap politiknya terhadap negara tersebut.

“Kekuatan hegemonik telah membangun pangkalan militer yang disebut Israel, dan Iran tidak akan mundur dari pendiriannya terhadapnya,” katanya.

Menurut Khamenei, pihak-pihak yang memusuhi Iran terus berupaya melemahkan ketahanan nasional dan memecah belah masyarakat. Namun, upaya tersebut tidak berhasil karena rakyat Iran tetap menjaga persatuan.

Ia menegaskan bahwa Iran mampu menghadapi berbagai tekanan eksternal sekaligus menggagalkan strategi yang bertujuan menciptakan ketidakstabilan politik dan sosial di dalam negeri.

Khamenei juga mengingatkan masyarakat agar tidak ikut menyebarkan narasi yang dapat merusak semangat persatuan nasional. Menurutnya, tindakan semacam itu hanya akan menguntungkan pihak-pihak yang ingin menyerang dan melemahkan Iran.

“Kita telah menggagalkan semua rencana musuh, dan penyebaran hal-hal negatif di antara rakyat merupakan dukungan langsung terhadap agresi,” tegasnya.

Pernyataan tersebut muncul saat ketegangan regional terus meningkat. Persaingan geopolitik antara Iran, Israel, dan sejumlah negara Barat masih berlangsung dalam berbagai isu keamanan, pengaruh politik, serta stabilitas kawasan Timur Tengah.

Komentar (0)
Belum ada komentar.