Israel Serang 15 Kapal Bantuan Gaza dari Total 58 Armada
Sorotmata – Global Sumud Flotilla (GSF) menyatakan pada Kamis bahwa angkatan laut Israel mencegat 15 dari 58 kapal yang sedang menuju Gaza pada malam hari.
“Lima belas kapal kami diculik – orang-orang kami di laut masih belum diketahui keberadaannya,” kata GSF dalam sebuah pernyataan.
Armada tersebut terdiri dari lebih dari 50 kapal yang berlayar dalam beberapa pekan terakhir dari Marseille di Prancis, Barcelona di Spanyol, dan Syracuse di Italia. Mereka membawa aktivis pro-Palestina yang bertujuan menembus blokade Israel terhadap Gaza.
Militer Israel mulai mencegat armada itu di dekat Pulau Kreta, Yunani, pada malam sebelumnya, ratusan mil laut dari wilayah Israel.
“Dalam serangan keras di perairan internasional, pasukan angkatan laut Israel telah mencegat, menaiki, dan secara sistematis melumpuhkan sejumlah kapal Global Sumud Flotilla,” lanjut pernyataan GSF.
GSF menuduh pasukan Israel merusak mesin kapal serta menghancurkan sistem navigasi, lalu mundur dan meninggalkan ratusan warga sipil terdampar di kapal-kapal rusak tanpa tenaga di jalur badai besar yang sedang mendekat.
Selain itu, komunikasi dengan beberapa kapal disebut telah dijamming sehingga mereka tidak dapat berkoordinasi maupun mengirim sinyal bantuan.
Pada akhir 2025, armada pertama yang berisi sekitar 50 kapal dengan tokoh politik dan aktivis, termasuk Greta Thunberg dari Swedia, juga pernah dihentikan angkatan laut Israel.
Menurut penyelenggara dan Amnesty International, tindakan tersebut ilegal. Para awak kapal saat itu ditangkap dan kemudian dideportasi oleh Israel.




