Kemkomdigi Fokus Tangani Konten Hoaks demi Ruang Digital Aman dan Sehat

Dirjen KPM Kemkomdigi Fifi Aleyda Yahya. (Foto; Ditjen KPM Kemkomdigi)

Sorotmata – Jakarta, Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) menegaskan komitmennya menjaga ruang digital nasional tetap sehat, aman, dan bertanggung jawab.

Penegasan itu muncul di tengah polemik video tudingan Amien Rais di media sosial.

Komitmen Jaga Ruang Digital

Direktur Jenderal Komunikasi Publik dan Media Kemkomdigi, Fifi Aleyda Yahya, menyampaikan hal itu dalam talkshow Kompas TV di Jakarta, Rabu (6/5/2026).

Acara tersebut mengusung tema “Tudingan Amien Rais, Kebebasan atau Kebablasan Berpendapat?”.

Menurut Fifi, pemerintah menjalankan langkah itu untuk memperkuat tata kelola ruang digital.

Pemerintah juga melindungi publik dari penyebaran konten hoaks maupun fitnah.

“Kemkomdigi tidak pernah menyampaikan akan membawa Pak Amien ke ranah hukum. Tugas kami menjaga ruang digital agar tetap sehat,” ujar Fifi.

Ia menegaskan, pemerintah tidak membatasi kebebasan berekspresi.

Namun, pemerintah memastikan masyarakat memakai kebebasan itu secara bertanggung jawab.

Ia juga meminta masyarakat tidak menyebarkan disinformasi yang merusak kepercayaan publik.

Kebebasan Tetap Memiliki Batas

Plt Deputi Badan Komunikasi Pemerintah RI, Kurnia Ramadhana, menyampaikan pandangan serupa.

Ia menilai kebebasan berpendapat tetap memiliki batas.

Batas itu berlaku saat menyangkut privasi dan kehormatan individu.

“Kebebasan berekspresi tidak boleh menjadi alasan untuk menyebarkan konten yang melanggar hak orang lain,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah terus mendorong penguatan literasi digital masyarakat.

Tujuannya agar publik semakin kritis menerima dan menyebarkan informasi.

Pentingnya Etika dan Literasi

Sementara itu, Wakil Ketua MUI, Marsyudi Suhud, menyoroti pentingnya etika dalam penyampaian kritik di ruang publik.

Ia menilai tuduhan personal tanpa dasar tidak tepat.

Menurutnya, tindakan itu dapat merusak marwah individu.

Di sisi lain, Ketua DPP Partai Ummat, Achyar Muttaqin, memiliki pandangan berbeda.

Ia menilai pernyataan Amien Rais merupakan bagian dari kebebasan berpendapat.

Menurutnya, Amien Rais menyampaikan pernyataan itu sebagai kritik kepada pemimpin.

Perdebatan ini mencerminkan pentingnya menjaga keseimbangan antara kebebasan dan tanggung jawab.

Pemerintah menegaskan akan terus memperkuat tata kelola ruang digital nasional.

Pemerintah menempuh upaya itu melalui edukasi, literasi digital, dan pengawasan konten disinformasi.

Komentar (0)
Belum ada komentar.