PLN Kejar Pemulihan Listrik Sumbar Usai Blackout, Seluruh Gardu Induk Sudah Aktif

Sejumlah warga mengisi daya gawai di lokasi yang tidak terdampak pemadaman listrik di Kota Padang Jumat (22/5/2026) malam.

Sorotmata – Padang, PLN masih melanjutkan proses pemulihan listrik di Sumatra Barat setelah gangguan sistem kelistrikan memicu pemadaman massal sejak Jumat (22/5/2026) malam. Hingga Sabtu dini hari, seluruh gardu induk di provinsi tersebut sudah kembali beroperasi, meski pasokan listrik ke pelanggan belum sepenuhnya normal.

Suasana malam di sejumlah daerah pun berubah. Aktivitas warga yang biasanya berlangsung seperti biasa mendadak terganggu. Sebagian memilih keluar rumah, mencari tempat yang masih memiliki penerangan, sementara yang lain menunggu kabar terbaru soal pemulihan jaringan listrik.

General Manager PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Sumatra Barat, Ajrun Karim, mengatakan petugas terus menjalankan pemulihan sistem secara bertahap. Hingga pukul 05.00 WIB, PLN berhasil memulihkan sebagian besar sistem kelistrikan.

“Sampai dengan pukul 05.00 WIB, 60 persen sistem sudah pulih dan kami masih terus mengupayakan agar bisa normal menyala hingga 100 persen,” kata Ajrun dalam keterangannya, Sabtu (23/5/2026).

PLN telah mengaktifkan kembali 21 gardu induk. Namun pekerjaan petugas di lapangan belum selesai. Dari total 394 penyulang yang menyalurkan listrik ke berbagai daerah, masih ada 175 penyulang yang belum kembali beroperasi.

Gangguan listrik masih terjadi di sejumlah wilayah, mulai dari Kota Padang, Padang Pariaman, Tanah Datar, Pasaman, Pasaman Barat, Limapuluh Kota, Payakumbuh, Padang Panjang, Solok, Solok Selatan, Sijunjung hingga Dharmasraya.

Ajrun menjelaskan kondisi jaringan utama saat ini cukup aman. Petugas kini memusatkan pekerjaan pada proses pembebanan di setiap penyulang agar listrik bisa kembali masuk ke rumah-rumah pelanggan secara bertahap.

“Semua gardu induk sudah menyala, tinggal proses pembebanan di masing-masing titik penyulang,” ujarnya.

PLN masih menelusuri penyebab utama gangguan tersebut. Dugaan sementara mengarah pada sistem interkoneksi di wilayah Jambi. Karena jaringan kelistrikan di Pulau Sumatra saling terhubung, gangguan di satu titik dapat memengaruhi wilayah lain.

Gangguan serupa juga muncul di sejumlah provinsi lain, seperti Aceh, Sumatra Utara, dan Riau.

Di Bukittinggi, warga sempat menikmati aliran listrik yang kembali menyala selama beberapa jam sebelum padam lagi. Asna, salah seorang warga, mengatakan listrik di lingkungannya hidup sekitar pukul 01.00 WIB dini hari.

“Tadi sempat hidup sampai sekitar jam tiga pagi. Mudah-mudahan cepat normal lagi,” katanya.

Sejak gangguan terjadi pada Jumat malam, tim teknis PLN terus memeriksa jaringan sekaligus menelusuri sumber masalah. PLN juga terus memperbarui informasi perkembangan pemulihan melalui PLN Mobile dan layanan pelanggan PLN 123.

Komentar (0)
Belum ada komentar.