Ratusan Peserta Meriahkan Pawai Takbir Idul Fitri Aceh 1447 H, Syiar Islam dan Semangat Pemulihan
Sorotmata – Banda Aceh kembali diramaikan dengan gelaran Pawai Takbir Idul Fitri 1447 Hijriah/2026 Masehi. Ratusan peserta memadati jalanan kota menyambut datangnya hari kemenangan umat Islam. Acara ini menjadi tradisi tahunan yang selalu dinantikan masyarakat.
Pawai takbir yang melibatkan belasan kendaraan hias ini secara resmi dilepas oleh Sekretaris Daerah Aceh, M Nasir. Pelepasan dilakukan dari depan Masjid Raya Baiturrahman Banda Aceh pada Jumat malam. Unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Aceh turut mendampingi dalam seremoni tersebut.
Kegiatan ini diselenggarakan oleh Dinas Syariat Islam Provinsi Aceh sebagai bentuk syiar Islam. Peserta pawai melintasi sejumlah jalan protokol sembari melantunkan takbir. Masyarakat tumpah ruah di sepanjang rute untuk menyaksikan kemeriahan tersebut.
Semarak Pawai Takbir Idul Fitri Aceh dengan Kendaraan Hias dan Obor
Plt Kepala Dinas Syariat Islam Aceh, Marzuki, mengungkapkan bahwa Pawai Takbir Idul Fitri Aceh tahun ini diikuti oleh 750 peserta. Selain itu, terdapat 15 unit kendaraan hias yang menambah semarak suasana. Peserta pawai merupakan perwakilan dari gampong atau desa serta kelompok masyarakat di Kota Banda Aceh dan Kabupaten Aceh Besar.
Para peserta pawai membawa obor yang menyala, menciptakan pemandangan yang indah di malam hari. Kendaraan hias yang dihiasi ornamen Islam juga menjadi daya tarik tersendiri. Sepanjang perjalanan, gema takbir terus berkumandang, memenuhi udara Kota Banda Aceh.
Rute pawai ini membentang sepanjang empat kilometer, melintasi sejumlah jalan utama di Kota Banda Aceh. Titik awal dan akhir pawai berada di depan ikon kebanggaan Aceh, Masjid Raya Baiturrahman. Antusiasme warga terlihat jelas dari keramaian di sepanjang rute.
Marzuki menambahkan bahwa pawai takbiran ini juga merupakan ajang perlombaan. Penilaian dilakukan oleh juri yang kompeten untuk menentukan pemenang. Total uang pembinaan yang disiapkan untuk para pemenang mencapai Rp33 juta.
Pawai Takbir Idul Fitri Aceh sebagai Syiar Islam dan Pemulihan Pascabencana
Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M Nasir, menegaskan bahwa pawai takbir menyambut Idul Fitri adalah tradisi yang dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan ini memiliki peran penting sebagai syiar Islam. Tujuannya adalah untuk memperkuat pelaksanaan syariat Islam di Bumi Serambi Mekkah.
M Nasir juga menyampaikan pesan penting terkait kondisi Aceh saat ini. Ia mengajak seluruh masyarakat untuk menjadikan momentum Idul Fitri sebagai titik balik. Semangat kebersamaan diharapkan dapat membangkitkan kembali Aceh pascabencana hidrometeorologi yang melanda.
Pelaksanaan pawai takbir ini bukan hanya sekadar perayaan. Lebih dari itu, ia menjadi simbol persatuan dan kekuatan iman umat Islam di Aceh. Semangat kebersamaan ini diharapkan dapat terus terjaga dan menjadi fondasi pembangunan daerah.








