Ketersediaan Hewan Kurban dan Meugang di Bener Meriah Naik Jelang Iduladha 2026

Ilustrasi hewan kurban (foto InfoPublik)

Sorotmata – Redelong, Ketersediaan hewan untuk kebutuhan Meugang dan kurban Iduladha 1447 Hijriah di Kabupaten Bener Meriah tahun ini tercatat meningkat dibanding tahun sebelumnya. Peningkatan itu terlihat dari jumlah ternak yang disiapkan peternak serta warga yang akan berkurban.

Kepala Dinas Pertanian dan Pangan Kabupaten Bener Meriah melalui Kepala Bidang Peternakan, Kesehatan Hewan, dan Perikanan, drh. Ismail Harun, mengatakan data tersebut diperoleh dari pendataan yang dilakukan petugas lapangan kepada peternak dan masyarakat.

“Untuk ketersediaan hewan Meugang Iduladha dan hewan kurban tahun 1447 H/2026 meningkat dibanding tahun sebelumnya. Itu terlihat dari data yang disampaikan pemilik ternak dan masyarakat yang melaksanakan kurban,” kata Ismail Harun saat dihubungi, Kamis (21/5/2026).

Berdasarkan data yang dihimpun, kebutuhan hewan Meugang Iduladha tahun ini diperkirakan mencapai 185 ekor sapi dan 151 ekor kerbau. Angka tersebut naik dibanding Iduladha tahun lalu yang tercatat sebanyak 113 ekor sapi dan 100 ekor kerbau.

Menurut Ismail, peningkatan tersebut turut menggambarkan kondisi ekonomi masyarakat yang mulai bergerak setelah sempat terdampak bencana alam pada 26 November 2025 lalu. Saat itu, sejumlah wilayah di Bener Meriah mengalami gangguan yang berdampak pada aktivitas warga, termasuk sektor ekonomi.

Selain itu, kondisi hasil panen kopi yang cukup baik juga ikut memengaruhi daya beli masyarakat. Sebagian besar warga Bener Meriah menggantungkan penghasilan dari sektor pertanian kopi, dan musim panen yang telah selesai dengan harga jual yang relatif stabil dinilai membantu pemulihan ekonomi masyarakat.

Meski begitu, persoalan infrastruktur masih menjadi tantangan. Sejumlah akses transportasi, baik jalur antarkecamatan maupun menuju beberapa desa, disebut belum sepenuhnya pulih.

“Kalau akses di dalam kabupaten, kecamatan, hingga desa sudah diperbaiki secara maksimal, aktivitas ekonomi masyarakat tentu akan lebih lancar,” ujarnya.

Komentar (0)
Belum ada komentar.