Pasokan Air di Pante Raya Wih Pesam Putus Total 9 Hari, PDAM Tirta Bengi Perbaiki Jalur Pipa

Warga di kawasan Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, terlihat melakukan perbaikan jaringan pipa air yang mengalami gangguan distribusi.

SorotmataRedelong, warga di sepanjang Jalan Bandara Rembele–Pante Raya, Kecamatan Wih Pesam, Kabupaten Bener Meriah, terpaksa mencari sumber air alternatif setelah pasokan air bersih dari PDAM Tirta Bengi terhenti selama sembilan hari. Hingga Rabu (19/5/2026), aliran air ke rumah-rumah warga belum juga kembali normal.

Kondisi ini membuat aktivitas sehari-hari masyarakat ikut terganggu. Untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga seperti memasak, mandi, hingga mencuci, sebagian warga mengandalkan pasokan air dari mobil tangki yang disalurkan menggunakan selang ke lingkungan permukiman. Ember, drum, dan berbagai wadah penampungan air tampak disiapkan warga untuk menyimpan persediaan.

Afuwan, salah seorang warga setempat, mengaku berharap proses penanganan bisa segera selesai karena kebutuhan air bersih sangat mendesak bagi masyarakat.

“Kami berharap pasokan air dapat segera pulih kembali karena air sangat dibutuhkan untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Menanggapi keluhan tersebut, Pelaksana Tugas Pimpinan PDAM Tirta Bengi Kabupaten Bener Meriah, Samusi Purnawira Dade, S.IP., M.Si., mengatakan gangguan distribusi terjadi karena adanya pekerjaan perbaikan jaringan perpipaan.

Menurutnya, proses perbaikan diperkirakan memerlukan waktu sekitar empat hari.

Samusi menjelaskan, saat ini petugas sedang melakukan perbaikan sekaligus pemindahan jalur pipa di sekitar Jembatan Batalyon. Titik itu disebut kerap mengalami kerusakan, termasuk pecahnya pipa akibat dampak bencana alam yang pernah terjadi di kawasan tersebut.

Selama proses pengerjaan berlangsung, warga masih harus mengandalkan pasokan air sementara sambil menunggu distribusi PDAM kembali berjalan normal.

Komentar (0)
Belum ada komentar.