Keselamatan Siswa Terancam, Warga Aceh Jaya Minta Dishub Aceh Segera Bangun ZoSS

Mahasiswa KPM STAIN bersama warga Desa Lhok Buya mendorong pengadaan ZoSS di SDN 3 Setia Bakti, Aceh Jaya.

Sorotmata – Aceh Jaya, Mahasiswa Kuliah Pengabdian Masyarakat (KPM) STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh bersama warga Desa Lhok Buya dan pihak SDN 3 Setia Bakti mendesak Dinas Perhubungan Provinsi Aceh segera menghadirkan Zona Selamat Sekolah (ZoSS).

Mereka menyampaikan permintaan itu karena siswa setiap hari harus menyeberangi jalan di depan sekolah tanpa fasilitas keselamatan yang memadai.

Hingga kini, kawasan sekolah belum memiliki marka khusus, rambu peringatan, maupun jalur penyeberangan untuk membantu aktivitas siswa saat datang dan pulang sekolah.

Pemandangan serupa kerap terlihat pada pagi dan siang hari. Sejumlah siswa berdiri di tepi jalan sambil menunggu kendaraan melintas. Sebagian lainnya memilih menyeberang bersama teman-temannya.

Mahasiswa KPM, masyarakat, dan pihak sekolah sebelumnya sudah mengirim proposal pengadaan ZoSS kepada instansi terkait. Mereka juga mengantarkan proposal tersebut secara langsung.

Namun, hingga saat ini instansi terkait belum menindaklanjuti permohonan itu.

Sumber TagAceh menyebutkan SDN 3 Setia Bakti belum pernah memiliki ZoSS maupun fasilitas pendukung keselamatan sejak sekolah mulai beroperasi.

Perwakilan kelompok KPM, Marza Khadarus Madi, mengatakan anak-anak sekolah dasar belum sepenuhnya memahami kecepatan kendaraan dan jarak aman di jalan raya.

“Karena itu, ZoSS sangat dibutuhkan agar pengendara lebih waspada ketika melintas di depan sekolah,” katanya.

Selain mendesak pengadaan ZoSS, warga Desa Lhok Buya juga meminta pemasangan rambu lalu lintas, marka jalan, dan tanda peringatan anak menyeberang.

Warga menilai fasilitas tersebut dapat membantu pengendara mengenali area sekolah dan mengurangi risiko kecelakaan saat aktivitas siswa ramai.

Komentar (0)
Belum ada komentar.